| Seandainya seseorang mencari kayu bakar dan dipikulnya diatas punggungnya, hal itu lebih baik daripada kalau ia meminta –minta kepada seseorang yang kadang-kadang diberi, kadang kadang ditolak ( Al Hadist). |





| MUI: Yang Diubah Shafnya Bukan Arah Masjidnya |
|
|
|
| Ditulis oleh al-muayyad |
| Minggu, 18 Juli 2010 08:24 |
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan Shaberah minta masyarakat tak perlu merisaukan soal perubahan arah kiblat."Karena itu, yang diubah Shafnya saja, bukan arah Masjidnya " kata Amidhan yang ditemui Tempo di Kantornya, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (14/7). Amidhan juga menyatakan kalau nantinya para ahli astronomi dan geologi bersepakat kalau arah kiblat perlu diubah karena ada pergeseran lempeng bumi itu tidak akan mutlak mengubah arah kiblat. "Karena bukan hanya fisik bangunannya, tapi jihadnya juga dilihat," kata dia. Lagipula menurut Amidhan perubahan arah kiblat tidak akan bisa serta merta diterapkan pada masyarakat Indonesia. "Karena sudah berabad-abad ditetapkan, kecuali penetapan yang pertama dulu keliru." PINGIT ARIA(www.tempointeraktif.com) |
| LAST_UPDATED2 |
| Informasi |
| Jadwal |
| Daftar Online |
| Biaya |
| Santri Baru |
| Data Alumni |